Home » Artikel »

Yuk, Penuhi Berat Badan Ideal Anak dengan Cara Ini!

Yuk, Penuhi Berat Badan Ideal Anak dengan Cara Ini!

Yuk, Penuhi Berat Badan Ideal Anak dengan Cara Ini!

Artikel


Masalah gizi Si Kecil selalu jadi topik utama bagi orangtua. Salah satunya adalah saat Si Kecil terlihat kurus meski konsumsi makannya sudah cukup. Orangtua pasti khawatir apakah masalah berat badannya akan berpengaruh pada tumbuh kembangnya. Apabila Bunda dan Ayah termasuk kurus, ada kemungkinan hal tersebut diturunkan pada Si Kecil. Tapi, waspadai apabila jika dicermati berat badannya mengalami penurunan drastis. Ini perlu didiskusikan lebih lanjut dengan dokter spesialis anak. Penurunan berat badan drastis bisa merupakan salah satu gejala dari penyakit yang mendasari. Untuk mengetahui apakah berat badan Si Kecil masih dalam batas normal atau tidak, Bunda bisa menggunakan grafik berat badan menurut usia dan grafik berat badan menurut tinggi badan dari WHO. Bunda bisa meminta bantuan petugas kesehatan dalam mengisi grafik tersebut. Kebutuhan Si Kecil akan protein relatif lebih tinggi dibandingkan orang dewasa. Menurut tabel angka kebutuhan gizi (AKG), balita yang beratnya antara 9-17 kg membutuhkan protein 25-40 gram setiap harinya. Salah satu cara yang dapat ditempuh untuk menaikkan berat badan Si Kecil adalah dengan memberinya makanan tinggi kalori yang sehat. Berikut adalah daftar makanan tinggi kalori yang sehat yang dapat diberikan kepada Si Kecil:

  • Susu dan produk turunannya: susu, keju, yogurt, es krim, sup krim, puding
  • Protein: telur, selai kacang, sup kacang, kacang-kacangan
  • Karbohidrat: roti, makaroni dan keju, pasta, roti, kentang tumbuk, sereal
Apabila Si Kecil termasuk picky eater dan menolak tambahan menu baru, Bunda bisa berkonsultasi dengan dokter apakah ia perlu diberikan suplemen makanan cair berkalori tinggi. Pemberian tambahan kalori melalui konsumsi susu, suplemen makanan cair dan jus buah harus dicermati, ya, Bunda. Jangan sampai Si Kecil terlalu kenyang sehingga ia melupakan menu makanan utamanya. Batasi pemberian jus, cobalah untuk membatasi jus tidak lebih dari satu cangkir sehari serta susu tidak lebih dari dua cangkir sehari. Apabila Si Kecil dirasakan sudah mendapatkan cukup kalori tapi angka berat badan ideal belum tercapai, teruslah bekerja sama dengan dokter untuk menemukan kondisi yang mendasari. Perhatikan juga apakah Si Kecil menolak makan. Jika ya, mungkin ada alasan psikologis yang sebaiknya didiskusikan dengan ahli terapi anak.

Artikel Terkait