Panduan Efektif Memberi Makanan Selingan Pada Si Kecil!

6 - 9 Bulan


Setelah melalui periode ASI eksklusif selama 6 bulan pertama hidup Si Kecil, ia kini siap memasuki babak baru yaitu pemberian makanan pendamping ASI (MPASI). Pemberian MPASI ditujukan agar kebutuhan nutrisi harian Si Kecil yang tidak lagi dapat dipenuhi oleh ASI bisa dicukupi.

Pemberian MPASI dilakukan bertahap jenis, jumlah, frekuensi maupun tekstur, dan konsistensinya. Selain makanan utama, makanan selingan atau camilan juga dapat diberikan pada Si Kecil. Tergantung nafsu makannya, Bunda dapat memberikan camilan 1-2 kali per selingan makan utama sejak awal masa MPASI.

Camilan seperti apa yang baik untuk Si Kecil? Berikut adalah panduan pemberian camilan pada Si Kecil:

  • Pilih camilan yang sehat dan alami
    Agar camilan bisa melengkapi gizi Si Kecil, pilihlah jenis makanan yang sehat dengan kualitas kandungan zat gizi yang tidak jauh berbeda dengan makanan utamanya. Pilihan camilan ideal adalah sayur dan buah. Bunda bisa menyajikan brokoli, wortel, apel, pir, alpukat, dan sebagainya. Pilih yang segar atau direbus terlebih dahulu. Selain itu, crackers, atau biskuit khusus bayi juga dapat diberikan sebagai camilan.
  • Hindari camilan yang terlalu manis, terlalu asin, atau terlalu gurih
    Bunda harus memerhatikan rasa dari camilan yang diberikan kepada Si Kecil. WHO menganjurkan konsumsi gula hanya 5% dari seluruh diet per hari. Konsumsi terlalu banyak gula dapat merusak gigi, menyebabkan kegemukan, serta meningkatkan risiko terkena penyakit pada kemudian hari.

    Camilan yang terlalu asin juga tidak baik bagi keseimbangan tubuh Si Kecil serta meningkatkan risiko penyakit di masa mendatang. Oleh karenanya, apabila Bunda memberikan camilan instan atau kemasan, pastikan untuk memerhatikan tabel komposisi gizi untuk melihat dengan saksama kadar gula, garam, dan zat perisa lainnya yang terkandung di dalamnya.
  • Camilan harus baik untuk gigi
    Camilan tepat untuk mendorong aktivitas gigit dan kunyah Si Kecil sehingga akan membantu pembentukan gigi dan gusi sehat adalah biskuit bayi. Bunda bisa memilih biskuit yang bernutrisi tinggi dengan kandungan DHA untuk perkembangan otak, prebiotik FOS untuk kesehatan saluran cerna, serta tinggi kalsium untuk menunjang pertumbuhan tulang dan gigi.
  • Hindari madu
    Untuk Si Kecil yang berusia di bawah 1 tahun, belum diperbolehkan mengonsumsi madu karena madu adalah sumber spora bakteri yang dapat menghasilkan toksin botulinum.
Pemberian makanan baik berupa makanan utama maupun camilan yang sehat akan menunjang proses tumbuh kembang Si Kecil agar lebih optimal. Bunda harus mendukung hal tersebut dengan memberikan makanan yang sehat dan berkualitas kepada Si Kecil.

Leave a comment

Artikel Terkait