Ini 7 Makanan Penambah Berat Badan Anak Agar Selalu Sehat
Ini 7 Makanan Penambah Berat Badan Anak Agar Selalu Sehat

12 Bulan +


Sejak Si Kecil dilahirkan, pertumbuhan badan adalah perubahan yang paling mudah terlihat. Pertumbuhan yang dimaksud meliputi pertambahan ukuran, jumlah sel, dan jaringan pembentuk tubuh lain sehingga ukuran fisik bertambah. Pertumbuhan ini dinilai dengan mengukur tinggi dan berat badan serta lingkar kepala. Berdasarkan data dari WHO 2014, Indonesia menempati urutan ke-17 dari 117 negara dengan prevalensi wasting(perawakan kurus) dan stunting (perawakan pendek) yang tinggi pada balita. “Masalah perawakan pendek, tidak berhenti di tinggi badan Si Kecil. Dalam jangka pendek, kekurangan zat besi dan asam amino berdampak terhadap tumbuh kembang, daya tahan tubuh dan fungsi kognitif. Tanpa asupan nutrisi yang cukup, dalam jangka panjang, kekurangan zat besi yodium, zinc dan vitamin A, bisa mengakibatkan terjadinya penurunan IQ dan risiko penyakit seperti obesitas dan osteoporosis,” jelas Dr. Attila Dewanti, SpA(K), Pakar Kesehatan Bayi dan Anak. Apabila berat badan Si Kecil tak kunjung naik dan Bunda mencemaskan hal tersebut, kaji lagi menu makan Si Kecil. Untuk meningkatkan berat badannya, Bunda harus memberikan makanan tinggi kalori dan tentunya mengandung nutrisi yang baik untuk tumbuh kembangnya. Apa saja makanan sehat yang bisa membantu kenaikan berat badan Si Kecil? Simak di bawah ini:

  • Alpukat Salah satu jenis buah yang direkomendasikan untuk meningkatkan berat badan Si Kecil adalah alpukat karena tinggi kalori, serta mengandung asam lemak tak jenuh, asam folat, dan magnesium yang berguna bagi kesehatan tubuh. Berikan alpukat sebagai Makanan Pendamping ASI (MPASI), dapat dicampur ASI atau susu yang biasa diminum Si Kecil.
  • Pisang Buah lain yang bisa diberikan pada Si Kecil karena tinggi kalori adalah pisang. Tak hanya rasanya manis, pasti disukai oleh Si Kecil, teksturnya pun lembut. Bunda bisa memberikan pisang langsung pada Si Kecil atau sebagai variasi, buat minuman serta makanan berbahan dasar pisang seperti kolak atau smoothies.
  • Mentega, margarin, atau minyak zaitun Meningkatkan jumlah kalori makanan juga bisa dilakukan dengan memberikan mentega, margarin, atau minyak zaitun saat mengolah makanan Si Kecil. Mentega atau margarin dapat digunakan sebagai bahan pembuat puding yang pasti disukai Si Kecil.
  • Susu sapi dan produk hasil olahannya Umumnya susu sapi dan produk hasil olahannya, sebut saja keju, es krim, atau yoghurt disukai oleh Si Kecil. Produk susu bisa dikonsumsi langsung atau dijadikan bahan pembuat makanan lain. Susu sapi dan produk hasil olahannya selain tinggi kalori juga kaya kalsium yang berguna untuk pertumbuhan tulang dan gigi. Namun, Bunda harus pastikan bahwa Si Kecil tidak memiliki alergi susu sapi sebelum mengonsumsi makanan ini.
  • Makanan selingan berkarbohidrat yang tinggi Berikan variasi makanan selingan yang tinggi karbohidrat pada Si Kecil. Bunda bisa menyajikan kentang panggang, mi atau bihun goreng, jagung rebus, atau biskuit bayi.
  • Telur dan daging Apabila Si Kecil tidak memiliki kondisi alergi telur dan daging, Bunda bisa memberikannya sejak ia berusia 6 bulan. Keduanya tinggi kalori dan mengandung protein. Telur juga mengandung omega-3 yang berguna bagi perkembangan otak. Sedangkan daging mengandung vitamin B12 serta zat besi untuk mencegah anemia.
  • Kacang-kacangan dan selai kacang Ternyata, kacang-kacangan dan selai kacang termasuk makanan yang bisa meningkatkan berat badan Si Kecil, lho. Campurkan kacang tanah atau kacang merah ke dalam sup dan oleskan selai kacang di atas roti kemudian sajikan sebagai camilan. Makanan ini tinggi kalori, serta sarat protein dan vitamin B.
Selain memberikan Si Kecil 7 makanan di atas agar berat badannya bertambah, Bunda juga bisa mengajaknya beraktivitas fisik. Olahraga bisa membangkitkan nafsu makannya. Jadi, selain berat badannya naik, tubuhnya pun bertambah sehat.

Leave a comment

You must be logged in to post a comment.
Artikel Terkait