Ini 3 Cara Jitu Ketika Bunda Mengatasi Sembelit pada Anak

6 - 9 Bulan


Proses tumbuh kembang Si Kecil harus ditunjang dengan pemenuhan kebutuhan nutrisi serta stimulasi sesuai usianya agar optimal. Supaya penyerapan nutrisi berjalan maksimal, kesehatan saluran cerna Si Kecil tidak boleh luput dari perhatian Ayah dan Bunda.

Saluran cerna Si Kecil yang masih dalam masa pertumbuhan dan perkembangan tentu berbeda dengan saluran cerna dewasa. Ini menyebabkan Si Kecil rentan mengalami masalah saluran cerna. Sembelit atau konstipasi adalah masalah saluran cerna yang sering terjadi pada Si Kecil.

Apa, sih, sembelit itu? Sembelit adalah kondisi sulit buang air besar (BAB) dengan teratur, tidak bisa tuntas atau tidak bisa sama sekali. Indikator kondisi ini bisa dilihat dari berkurangnya frekuensi BAB (kurang dari tiga kali seminggu) dan feses yang keras. Penyebab sembelit bermacam-macam antara lain kurangnya asupan serat dan cairan atau sebab psikis, Si Kecil pernah mengalami trauma tertentu misalnya enggan ke toilet karena pernah mengalami BAB di toilet luar rumah yang jorok dan bau. Jika sembelit dibiarkan terjadi, feses akan semakin keras dan sulit dikeluarkan. Lantas, bagaimana caranya mengatasi sembelit pada Si Kecil? Simak 3 kiat jitu berikut ini:

  • Pastikan kebutuhan serat Si Kecil terpenuhi
    Jika menu sehari-hari Si Kecil didominasi oleh protein dan lemak dapat dipastikan feses akan menjadi keras. Ia perlu mengonsumsi sumber makanan serat seperti buah, sayur, dan biji-bijian agar BAB-nya lancar. Jika usianya sudah mencukupi, Si Kecil bisa diberikan yoghurt atau produk yang mengandung probiotik (bakteri baik) untuk membantu melunakkan feses.
  • Cukup minum air
    Untuk Si Kecil yang masih berusia di bawah 6 bulan, pastikan asupan ASI atau susu formula harus mencukupi kebutuhannya. Jika sudah lebih dari 6 bulan, Bunda bisa memberikannya tambahan minum berupa air dalam jumlah cukup, walaupun Si Kecil belum merasa haus.
  • Lakukan teknik pijat
    Sembelit pada Si Kecil bisa diatasi dengan melakukan pijatan lembut di bagian perutnya. Pijatan dimulai dari perut bagian kanan atas menuju ke perut bagian kiri atas Si Kecil, kemudian turun ke perut bagian kiri bawah. Arah pijatan ini sesuai dengan arah perjalanan feses dalam usus, sehingga dapat merangsang gerakan usus untuk melancarkan BAB.
Apabila ketiga cara di atas belum dapat mengatasi sembelit Si Kecil, Bunda sebaiknya periksakan ke dokter spesialis anak. Biasanya, dokter akan memberikan obat pelancar BAB dalam bentuk obat oral atau obat yang dimasukkan melalui dubur. Jika hasil periksa memerlihatkan feses sudah menumpuk dalam usus, dokter akan melakukan penanganan berupa evakuasi.

Leave a comment

Artikel Terkait